oleh

Dinding Rumah dan Mushala Retak di Lampung Retak, Dampak Gempa 6,5 Magnitudo

(Madukara.com) Lampung Barat, Lampung – Gempa berkekuatan 6,5 Magnitudo yang berpusat di laut Kaur, Bengkulu pada selasa malam dirasakan warga di Lampung Barat. Warga pun berhamburan keluar, bahkan ada lantai rumah dan dinding musala yang retak akibat gempa.

Menurut Samsi, warga Kuta Besi, Kabupaten Lampung Barat menuturkan, warga berhamburan keluar saat gempa terjadi. Ditempatnya memang kerap terjadi gempa. Namun, gempa kali ini dirasakan cukup lama. “Pada berhamburan semua, kabur keluar. Gempa tadi lumayan agak lama sekitar 10 detik,” kata Samsi, Rabu (24/8/2022).

Samsi menambahkan, terdapat satu rumah dan musala di Desa Kuta Besi, Kecamatan Batu Brak, Kabupaten Lampung Barat yang lantai dan dindingnya retak akibat gempa. “Ada bagian dinding rumah warga dan musala mengalami retak akibat gempa berkekuatan 6,5 Magnitudo,” jelasnya.

Sementara itu, hal senada dikatakan Marwan, warga Lampung Barat. Dirinya juga merasakan gempa yang terjadi. Warga Lampung Barat trauma bencana gempa. “Kabupaten ini pernah dilanda gempa parah pada tahun 1994 lampau. Lebih dari 100 orang meninggal dunia dan ribuan bangunan rusak,” ungkapnya.

Dari data BMKG Lampung Utara gempa yang berpusat di Kaur, Bengkulu juga dirasakan di sejumlah derah di sepanjang pantai laut Lampung mulai dari Kabupaten Pesisir Barat, Kabupaten Lampung Barat hingga Kota Bandar Lampung.

Sejauh ini bmkg belum menerima adanya laporan kerusakan bangunan. BMKG Lampung Utara mengimbau masyarakat tidak panik karena gempa ini tidak berpotensi tsunami. (rgr)

(Visited 39 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed